Langsung ke konten utama

Catatan Kecil Untuk Kamu Yang Tak Lelah Kuminta Pada Tuhan Untuk Jadi Bagian Masa Depanku


Sampai hari ini aku masih berusaha untuk tidak berhenti yakin kalau kelak padamu hatiku tertaut. Kelak kita bisa duduk berdampingan berdua di taman belakang rumah tanpa mengatakan apa-apa tapi tetap merasa dipahami. Bersamamu, kelak kita tidak hanya sebagai yang saling mencintai tetapi sebagai sesama teman hidup.

Kamu tidak hanya berhasil membuatku jatuh hati--kamu juga berhasil menawarkan hal-hal yang sebelumnya tidak pernah kubayangkan bisa diberikan orang lain.

Aku tidak bisa menjanjikan banyak hal. Yang pasti kamu akan kucintai tanpa batas waktu. Aku juga tidak bisa langsung menjanjikan perhatian sepenuhnya, sekali (atau berkali-kali) kamu mungkin mengeluh aku tidak peka. Tapi tiap hari aku tidak lelah berusaha membangun pemahaman, mengerti segala kesibukanmu, memaklumi kerja-kerjamu, dan berlapang hati sebab kamu tidak bisa selalu ada setiap kali aku rindu.

Oh ya, tolong jangan komentari tulisanku yang memang tidak rapi, kadang-kadang tidak bisa kamu baca sama sekali. Tapi lewat tulisan-tulisanlah kamu bisa membaca hatiku seterang-terangnya. Aku tahu tulisan tanganku kecil-kecil, keriting, dan saling bersambung. Tapi kan katamu yang penting maknanya tersampaikan?

Masa depan buat kita masih sangat ambigu. Masih banyak hal dan kemungkinan bisa terjadi. Tapi maukah kamu menuliskan beberapa impian bersama? (walaupun tidak layak rasanya untuk minta didampingi).


Sore-sore melantur (Maaf ya..)
Pada, 11 Januari 2016

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamu tahu nggak, sih?

Kamu tahu? Tidak ada wanita di dunia ini yang cukup sanggup untuk tidak menuntut status dan kejelasan. Karena dia harus memutuskan pada siapa hatinya yang satu dijatuhkan. Kamu tahu tidak? Setiap kali kamu bercanda soal 'kita', ada sejenis perasaan yang belum kudefenisikan muncul. Dadaku tiba-tiba nyeri, seluruh tubuhku nyeri. Seperti ada sesuatu yang kau ambil dariku. Aku sakit hati, tapi tidak tahu karena apa. Kamu tahu kan, kalau aku tidak pernah cukup mampu untuk mengutarakan perasaan lewat kata. Cuma nyaman mengutarakan segalanya dalam tulisan. Kalau aku diam ketika kau 'candai', boleh jadi saat itu aku sedang berjuang menguatkan diri, biar tak jatuh terduduk saking sakitnya. Ramsis, 14 Mei 2015

Presiden BEM KEMA FAPERTA UH, Dari Manaki'?

Sore di himpunan, barusan dapat kabar dari salah satu adik angkatan yang setiap datang ke himpunan pasti selalu bawa surat, Viona namanya. Katanya Presiden BEM kita baru saja datang. Entah, beliau dari mana saja. Setelah nyaris dua minggu menghilang dari peredaran, meninggalkan sekretariat BEM yang sedang direnovasi, dan seabrek kegiatan penting lembaga. Betapa sering kami mempertanyakan kehadirannya minggu-minggu belakangan ini. Sebab di beberapa kesempatan, beliau selalu diwakilkan oleh wapresnya untuk memberi sambutan pada kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan himpunan-himpunan di Fakultas Pertanian. Tak terhitung berapa kali kegiatan yang tak 'sempat' beliau hadiri (atau memang tak pernah menyempatkan diri?) di himpunan saya sendiri tak pernah sekalipun kegiatan kami yang beliau tampil memberikan sambutan. Rasanya percuma menulis surat 'Kepada Yth. Presiden BEM KEMA FAPERTA UH ', sementara yang selalu hadir adalah wakilnya. Kenapa tak sekalian langsung mengundang Wak...

Laporan ilmu Tanah: Bulk Density

I. PENDAHULUAN 1.2 Latar Belakang Bobot isi tanah (Bulk Density) adalah ukuran pengepakan atau kompresi partikel-partikel tanah (pasir, debu, dan liat). Bobot isi tanah bervariasi bergantung pada kerekatan partikel-partikel tanah itu. Bobot isi tanah dapat digunakan untuk menunjukkan nilai batas tanah dalam membatasi kemampuan akar untuk menembus (penetrasi) tanah, dan untuk pertumbuhan akar tersebut. Nilai bulk density dapat menggambarkan adanya lapisan padat pada tanah, pengolahan tanahnya, kandungan bahan organik dan mineral, porositas, daya menggenang air, sifat drainase dan kemudahan tanah ditembus akar.   Besaran ini menyatakan bobot tanah, yaitu padatan air persatuan isi. Yang paling sering di pakai adalah bobot isi kering yang umumnya disebut bobot isi saja. Nilai bobot isi dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya pengolahan tanah, bahan organik, pemadatan alat-alat pertanian, tekstur, struktur, dan kandungan air tanah. Nilai ini banyak dipergunakan da...